>Peduli Lingkungan Bukan Sekedar Konsep

>

Dimulai dari lingkungan tempat tinggal kita sendiri

“Selamatkan bumi hari ini…selamatkan hutan dari penebangan liar,selamatkan udara dari asap dan polusi udara…. bla..bla..bla…”

Slogan – slogan ini mungkin sering kita dengar dan lihat di waktu tertentu dimana wacana tentang menyelamatkan bumi dari pemanasan global sedang gencar di lakukan oleh aktivis maupun simpatisan lingkungan hidup.

Namun entah mengapa kampanye menyelamatkan bumi ini bagi saya kurang begitu terasa sampai ke lingkungan saya tinggal (ga kayak kampanye sewaktu musim pemilu pemilihan presiden atau pun kepala daerah ya…),padahal kalau saya lihat di televisi aksi ini sungguh luar biasa dengan konsep – konsep menarik yang telah di siapkan namun sayang terkadang butuh biaya besar agar berjalan sesuai konsep yang telah di susun sedemikian rupa.

Lalu apakah kita akan berpangku tangan saja menunggu konsep menyelamatkan lingkungan hidup itu berjalan…atau berharap dana proyek tersebut terealisasi dengan cepat…
Menyelamatkan bumi dari pencemaran lingkungan jangan hanya sekedar wacana yang bombastis tapi tidak realistis.

Jangan salah mengartikan bahwa saya meremehkan konsep besar yang dibuat oleh para akitivis yang peduli lingkungan,karena yang ingin saya kemukakan disini hanya konsep kecil dan mungkin di pandang sebelah mata karena kurang “greget”.

Bagi saya pribadi menyelamatkan lingkungan hidup harus di mulai dari lingkungan kita tinggal dulu,jangan hanya menunggu “aksi menanam sejuta pohon” tapi rawatlah pohon yang ada di sekitar lingkungan kita tinggal,serta mensosialisasikan cara membuang sampah yang benar di lingkungan kita tinggal ( wah…tugas berat nih brur kebanyakan masyarakat kita kalau di kasih tahu ngeyel,lagian ntar birokrasi dari kelurahan buat ngurus ini & itu apa ga pake repot tuh…),kalau begitu kita ganti saja dengan kesadaran dari diri kita sendiri “apakah kita sudah membuang sampah pada tempatnya…?

Kebanyakan dari kita sering bermalas – malasan  sewaktu terlepas dari rutinitas monoton sehari – hari,seperti di hari libur kerja sering kita memilih untuk bangun siang dan menghabiskan waktu dengan kegiatan menonton televisi dan aktifitas malas lainnya.
Cobalah untuk bangun pagi di hari libur kerja atau di luar akitifitas keseharian kita dengan berjalan mengelilingi rumah barangkali got di depan atau di samping rumah sudah banyak sampah yg menumpuk didalamnya dan menghambat aliran air ,mungkin juga banyak sampah plastik bertebaran di sekitar rumah yang tidak terurus karena sibuk dengan aktifitas sehari – hari…cobalah dengan kesadaran dan akal sehat kita untuk membersihkan sampah – sampah tersebut tanpa harus menyuruh atau berharap orang lain akan membersihkan nya.

Hal menggelikan sekaligus miris bagi saya di masyarakat kita ini ( Indonesia ) sebagian besar memiliki gengsi yang kadang tidak pada tempatnya,serta terlena budaya hidup “hedonisme” tapi tidak peduli dengan kebersihan lingkungan sendiri….

 
Gunakan sepeda motor seperlunya saja

Sepeda motor sebuah dilema…entah sudah berapa unit setiap tahunnya negeri ini mengimpor kendaraan bermesin roda dua tersebut,ini mungkin sebuah dilema bagi Pemerintah untuk membatasi penggunaan kendaraan bermesin tersebut,di satu sisi kita sedang menghadapi krisis BBM di satu sisi bisa mengurangi pajak pendapatan negara…“ah sudahlah saya juga tidak tahu hitung – hitungan pajak nya bagai mana “coba aja tanya sama bang Gayus“.
Kembali kepada gaya hidup Hedonisme tadi…dulu sewaktu saya masih kecil sekitar “akhir 80an” pernah di ajak ke kampung ibu saya di salah satu daerah di Sumatera Barat,seingat saya dulu disana yang namanya kendaraan roda dua masih barang langka (namanya juga kampung),untuk kemana – mana penduduk kampung masih banyak yang mengunakan sepeda tidak ketinggalan juga dengan anak  – anak mudanya pada masa itu,hal tersebut sangat kontras dengan trend anak muda nya di jaman sekarang dimana gaya hidup perkotaan juga sudah menjadi hal yg tidak asing lagi seperti adu gengsi Sepeda Motor,padahal menurut hemat saya itu adalah hal yang mubazir karena penggunaan sepeda motor itu sendiri di kalangan anak muda yang rata – rata masih sekolah belum efektif.

Alangkah baiknya mereka – mereka ini ( para pelajar ) di belikan Sepeda saja oleh orang tua mereka untuk berangkat kesekolah dari pada sebuah sepeda motor yang akhir nya kadang malah dibuat untuk ugal – ugalan dijalan raya dengan membentuk Gank Motor yang bikin resah masyarakat,dan pihak sekolah pun harus melarang mereka memakai Sepeda Motor kesekolah.

Dampak modernisasi dan Kesenjangan sosial

Kalau dulu sungai – sungai di kampung airnya masih bebas dari sampah plastik sekarang hampir di setiap tempat air mengalir entah itu sungai atau parit kecil banyak terlihat sampah plastik entah itu dari limbah pasar atau juga limbah rumah tangga,gaya hidup di kampung juga tidak ubahnya dengang gaya hidup orang kota banyak yang sudah tidak peduli lagi dengan pencemaran yang mereka lakukan,sangat kontras dengan mereka “Suku Badui” di Banten yang membuat saya kagum.
Sekarang kita kembali lagi ke kota terutama kota – kota besar di Indonesia…dampak kesenjangan sosial sangat kental terlihat,dimana warga ekonomi menengah kebawah banyak yang tinggal berdesak – desakan di pinggiran kota atau pinggiran sungai yang jauh dari kesan hidup sehat dan setiap hari sangat dekat dengan pencemaran lingkungan…

Gambar comot dari mbah google
 Ini adalah fakta yang tidak terbantahkan lagi adalah tugas berat bagi pemerintah setempat dari tahun ke tahun yang sepertinya tidak pernah terselasikan,sekali lagi apakah kita harus berpangku tangan untuk menunggu realisasi dari pemerintah…?
Nah…boro – boro saya mau membahas masalah pencemaran Radio aktif,mencairnya es di kutub akibat pemanasan global,tumpahan minyak di laut,masalah pencemaran di lingkungan sendiri saja belum terpecahkan sepenuhnya oleh saya…paling engga saya bisa mengajak sobat semua untuk peduli terlebih dulu dengan lingkungan di tempat tinggal sobat sendiri seperti yang telah saya sebutkan diawal tulisan ini…agar kita tidak seperti kata pepatah “Lalat di seberang lautan nampak…burung onta di depan mata ga kelihatan …”

Posted in Uncategorized | 20 Comments

>Kenali saya & jemput Award untuk Sobat

>

Sepertinya sekarang ini lagi musim award ya…salah satunya seperti yg di bawah ini…

Award ini saya dapat dari salah satu sobat blogger asal Palembang yang cerpen nya selalu saya nanti yaitu Nyayu Amibae …Thanks ya sob sudah berbagi… ^_^
Biar Award ini saya terima dengan “afdhol” maka saya akan ikuti beberapa ketentuan dari Empunya Award ini,yang nantinya juga harus sobat blogger ikuti tentunya kalau sobat menerima Award ini…
1 . Kata Sambutan ( Ucapan Terimakasih kepada pemberi Award )
#ceritanya kayak acara di Tipi2 gitu lho…..
“Pertama sekali saya ucapkan Alhamdulillah…Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memberikan anugerah yang tidak terkira yaitu akal yang sehat sehingga saya bisa tetap eksis untuk menulis di Blog ini dan mempunyai banyak Sobat dari bebagai penjuru…tanpa mengurangi rasa Terimakasih saya,saya juga mengucapkan Terimakasih kepada Sobat Nyayu Amibae yang telah memberikan Award ini kepada saya,semoga pertemanan kita ini Abadi sampai akhir hayat nanti,sekali lagi saya ucapkan Terimakasih ya sob…”

 #Perasaan dari tadi saya terlalu banyak bilang Terimakasih ya…tp gpp lah yang penting saya Ikhlas ngucapinnya… ;)

2 . Menceritakan 8 hal tentang Saya
Paling ga pede nih sebenarnya kalo di suruh Narsis :p
     
      * Saya lahir kira” 29 Tahun yang lalu itu sih kata emak dan akte kelahiran saya ( lha wong saya waktu lahir kan belum bisa baca tulis,berhubung juga banyak orang yang mengira saya masih sekolah…hahaha…),di sebuah kota kecil di Pulau Sumatera yang kotanya sangat dekat dengan Laut dan terkenal dengan masakannya yg sudah sangat terkenal di mana – mana yaitu “Rendang”.Ayah saya Asli orang Jawa tepat nya Solo dan Ibu yang asli orang Minangkabau ( Padang-Red).Jadi keluarga saya ini sudah menerapkan Bhinneka Tunggal Ika dengan baik dan benar. ^_^
     * Makanan kesukaan saya…Sayur asem,Sup kacang merah dan juga Tempe goreng tentunya semua buatan Bunda tersayang…( Cie….anak mami ni ye…),walaupun begitu saya bukan orang yang biasa dimanja oleh Ortu setelah mulai duduk di bangku SD…dari kecil sudah di ajarkan untuk mandiri,makanya selama merantau jauh dari ortu jarang nelpon…anak durhaka nih…!
     * Saya juga suka mendengarkan musik…mulai dari musik Reggae lokal seperti Souljah,Tony Q…dll,sampe yg sedikit cadas seperti Dream Theater tapi entah kenapa paling eneg kalo dengerin musik lokal jaman sekarang.Hobi saya yang lainnya bersepeda,tapi sayang hobi tersebut sekarang sulit tersalurkan.
    *Aslinya pendiam,jarang banyak omong dan agak pemalu tapi suka berteman dengan siapa saja.
    * Warna kesukaan saya Hijau tua seperti warna judul blog saya…he3…
    * Keinginan saya yang belum tercapai yaitu Menikah …bukan karena ga ada yang mau…“tp saya mau orangnya ga mau…saya ga mau orang nya mau hahahahaha…”  yang jelas belum ada yang pas di hati  ketemu jodohnya,satu lagi ke inginan saya…”Menunaikan Ibadah Haji”.Saya ga peduli yg mana bakal dulu kesampaian kalau bisa sih dua -  dua nya seiring ( berharap boleh kan… ) aminin dong sob… ^_^
    * Salah satu sifat jelek saya yang rasanya susah di hilangkan cepat emosi (emak saya juga sering bilang gitu),biasanya kalau sudah emosi kadang suka meledak” tapi kalau pun marah ga pernah pake lama…biasanya kalau emosi saya sudah tak tertahankan lagi saya cari pelampiasan biasanya bangku atau meja bisa juga pohon jadi sasaran pukulan dan tendangan maut saya,tapi setelah itu saya tenang dan menyesali semuanya.Alhamdulillah seiring bertambah tua nya usia sifat tersebut pelan” sudah bisa saya kendalikan ^_^
   * Moto hidup saya “berbuat seperti lebah…datang dengan yang baik dan pergi dengan meninggalkan yang baik juga”.

3 . Membagi award ini ke 8 Sobat blogger lainnya
   Nah ini dia nih yang membuat saya bingung….mau ngasih takutnya malah jadi pemborosan dan ke tidak adilan kepada sobat saya yang belum dapat award ini,saya juga lihat sobat blogger sudah banyak yang menerima award ini sebelumnya.Maka dari itu tanpa mengurangi rasa Hormat &  Terimakasih saya kepada pembuat dan pemberi award ini maka saya akan berikan award ini kepada 8 Sobat blogger pertama  yang bersedia meneruskan award ini kepada sobat blogger lainnya dan mohon untuk konfirmasi ke saya bila sudah mengambil award nya,nantinya sobat blogger yang sudah menerima award dari saya akan saya Update disini.

4 . Sampaikan kabar kepada sobat blogger yang sudah menerima award
   Berhubung saya belum menentukan siapa saja yang berhak menerima award ini,maka saya akan meluncur ke tempat sobat blogger lainnya secepat mungkin untuk memastikan siapa saja yang akan menerima award ini.
Posted in Uncategorized | 14 Comments

>Kalau nyubit kira – kira dong Pak…

>

Assalamu’alaikum Sobat….

Saya berharap sobat semua dalam keadaan sehat dan tentunya dalam keadaan yang selau riang gembira tanpa rasa dendam terhadap siapapun,alangkah indahnya bila kita menjalani hidup ini tanpa rasa dendam tanpa kemarahan yang membabi buta,eits…bukan berarti kita tidak pernah marah karena marah adalah hal yang manusiawi tapi jangan sampai kemarahan itu membawa dampak buruk bagi orang lain yang akhirnya juga mencelakakan diri sendiri.

Posting saya kali ini masih membahas seputar konflik berbau SARA di negeri ini,kalau saya lihat dan membaca berita di media masa tampaknya masalah ini sudah masuk ke ranah politik…banyak politikus yang seperti memancing di air keruh dengan statement – statement tajam yang sepertinya tidak berniat mendinginkan suasana,saya malah teringat lagu nya Bang Iwan Fals yang salah satu liriknya berbunyi… “Dunia politik penuh dengan intrik…cubit sana cubit sini itu sudah lumrah…seperti orang pacaran kalo ga nyubit ga asik…” (lho saya kok malah nyanyi…)

 Gambar comot dari : Photo Bucket .com

Di negeri ini sepertinya banyak orang berusaha cari muka serta unjuk gigi di depan publik ( emangnya mau nyari muka yang gimana lagi,dan itu gigi juga belum di sikat :p ),bukankah ini tadinya masalah salah satu agama yang di akui oleh Republik ini…? dan kita juga punya Departemen Agama di bawah naungan Mentri Agama tapi kok Departemen tersebut terkesan lambat dalam menangani kasus ini ( tidur ya pak…? )

“Buat Bapak – bapak politikus jadilah politikus yang cerdas dan bijak karena ente pade kan orang gedean yang katanya berpendidikan,setiap kata – katanya sering di liput media masa…jadi tolonglah bijak sedikit Pak,jangan asal bicara saja bisa – bisa nanti perkataan anda malah jadi perdebatan baru yang akhirnya malah menambah panas suasana”.

“Buat Bapak – bapak di departemen agama dan semua yang terkait didalamnya…bukan kah sudah mengeluarkan SKB,kami tunggu deh keampuhan SKB tersebut jangan cuma omong kosong dan Retorika belaka”.


*Mohon maaf kalau tulisan saya ada yang tidak berkenan,bukankah dibawah sudah ada kolom komentar…”silahkan isi kritik dan saran anda” ( kok saya seperti layanan konsumen saja ya… :p )
Posted in Uncategorized | 9 Comments

>Memulai Hidup Sehat Dari Jiwa Yang Sehat

>

Semua orang di dunia ini pasti ingin selalu sehat agar bisa menjalankan segala aktivitas dengan maksimal.

Banyak orang yang rela mengeluarkan banyak uang hanya untuk pergi ke GYM atau tempat – tempat yang menyediakan fasilitas olahraga lainnya serta mengkonsumsi suplemen kesehatan untuk mendapatkan hidup yang sehat secara jasmani,”lalu bagaimana dengan orang yang isi kantong nya pas – pasan saja seperti saya ?”

Bagi saya untuk mendapatkan hidup sehat itu sederhana saja dan tidak butuh uang yang banyak walaupun terkadang terasa susah untuk mengaplikasikannya…”Bagi saya cukup memulai hidup sehat dari jiwa yang sehat”.Memang bertentangan dengan slogan legendaris yang dalam artian bebasnya kira – kira berbunyi “Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat”,kenapa bisa begitu…awalnya saya terinspirasi dengan (maaf) orang yang terganggu jiwanya (gila),kalau saya perhatikan mereka (orang gila/sakit jiwanya) mempunyai fisik dan tubuh yang sehat sehingga sanggup berjalan hingga berkilo – kilo mengalahkan kita yang sehat Jasmani dan Rohani.

“Wah kalau begitu…slogan di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat salah dong…” He3…Sabar dulu dong sob…saya juga tidak mencari salah atau benar kok.

Kembali kepada prinsip hidup sehat saya tadi memulai dari jiwa yang sehat…manusia adalah makhluk sosial yang diatur dengan norma – norma baik tertulis maupun tidak tertulis yang telah di tentukan dalam kehidupan bermasyarakat,dan tentu nya manusia tersebut harus punya jiwa yang sehat agar bisa mematuhi norma – norma tersebut.
Lalu apa hubungannya dengan hidup sehat secara jasmani…tentu saja ini sangat erat hubungannya,sebagai contoh kecil “membuang sampah pada tempatnya…” bukankah ini bagian dari gaya hidup sehat dan tentunya ini butuh kesadaran akal dan jiwa yang sehat supaya bisa membuang sampah tersebut pada tempatnya,serta banyak contoh lainnya…“coba sobat sebutkan apa yang terlintas di benak sobat saat ini…” ^_^

Apa gunanya kita memiliki tubuh yang sehat tapi secara ke jiwaan kita belum tentu sehat yang akhirnya malah membawa penyakit lain dalam kehidupan bermasyarakat.

Jadi mari kita mulai gaya hidup sehat dari jiwa yang sehat di iringi dengan pola hidup sehat dalam keseharian kita.

*Tulisan ini juga di tujukan untuk mengikuti Kontes Aku Ingin Sehat

Posted in Uncategorized | 7 Comments

>Cerdas Mengaplikasikan Islam

>Kekerasan demi kekerasan dan pemaksaan kehendak secara brutal dan cenderung meresahkan kembali terjadi di negeri ini.Wajah Islam ternodai oleh tangan – tangan kotor yang mengatasnamakan Islam,teriakan Allahu Akbar sangat kontras dengan apa yang mereka lakukan…Subahanallah.

Saya teringat dengan salah satu hadist yang kurang lebih artinya “Salah satu tanda akhir zaman adalah Umat Islam terpecah dalam beberapa golongan dan mereka saling merasa paling benar,namun Rasulullah juga mengatakan hanya satu golongan yang benar dari mereka”.Hanya Allah yang Maha Tahu,kita manusia hanya menjalankan apa yang telah di ajarkan Rasulullah kepada kita melalui Al Quran & Hadist,semoga kita menjadi golongan yang bersama beliau kelak di Akhirat.

Memahami ilmu agama tidaklah cukup dengan membaca dan menelan bulat – bulat apa yang tertulis di dalam Al Quran & Hadist,bukankah kita umat Islam di suruh untuk membaca Al Quran dengan maknanya serta mempelajari isi Al Quran tersebut,di butuhkan ilmu dan nalar manusia untuk memahami isi Kitab suci tersebut.Subahanallah…Allah menciptakan kita dengan akal pikiran serta hati nurani & lahir dalam keadaan suci ke muka bumi ini,sewaktu lahir kita di azan kan dari telinga kanan agar kelak menjadi orang yg berakhlak baik dan berjalan di jalan yang telah di tentukan Allah,bukankah seruan azan itu agar kita mengikuti panggilan Allah secara damai dan harus dalam keadaan yang bersih dari segala kotoran.

Adakah Islam mengajarkan kekerasan,membunuh dengan dendam dan tidak berperikemanusiaan…seandai nya Islam mengajarkan kekerasan tentulah Islam tidak sebesar sekarang,Rasulullah sendiri orang yang sangat sabar dan berhati – hati dalam bertindak,cuma sayang sebagian saudara – saudara ku yang ber agama Islam (mungkin juga saya) sering sekali salah dalam menafsirkan ayat Al Quran dan Hadist,maka dari itu marilah kita cerdas dengan berpikir memakai akal yang sehat dalam menafsirkan apa yang kurang kita pahami memohon petunjuk dari Allah dengan segala kerendahan hati tanpa dendam melainkan berharap Ridha Allah begitu juga dalam menyelesaikan segala hal termasuk menyadarkan mereka yang telah keluar dari rel yang telah di tentukan Allah kepada kita umat Islam.
Tidak perlu kita memprovokasi orang lain yang hanya menyulut api dendam dan emosi yang meledak di dalam hati sehingga kita pun menjadi orang yang salah arah dan justru nantinya menganiaya diri sendiri dan mendapat murka dari Allah,sekali lagi cobalah kita merenung apakah diri kita sudah benar dalam bertindak sudahkah kita mengikuti apa yang di ajarkan Rasulullah,jangan merusak diri serta akal sehat dengan ilmu2 agama yang kita sendiri belum tentu bisa mengaplikasikannya dengan baik dan benar sementara untuk hal – hal wajib yang ringan saja kita sering lalai,seperti Shalat tepat waktu dan berjamaah.

Posted in Uncategorized | 1 Comment

>Apa yang salah dari insiden Cikeusik…?

>

Bentrok lagi…bentrok lagi…”baru – baru ini terjadi bentrok antara jamaat ahmadiyah dan sekelompok warga di cikeusik,tiga orang di laporkan tewas…bla…bla…bla…”,begitulah sepenggal kalimat dari berita yang saya dengar di televisi baru – baru ini.Saya hanya bisa melongo sejenak di depan televisi dan tidak tahu harus mengatakan apa lagi,karena kejadian ini rasanya bukanlah yang pertama kali,tapi kali ini lebih jauh menyeramkan dari sebelumnya dan telah memakan korban jiwa.

Sebenarnya siapa yang harus disalahkan…saya sendiri juga yakin bahwa warga setempat pasti sudah melarang jemaat tersebut membubarkan diri karena ajarannya sangat mirip dengan Islam bahkan mengatasnamakan Islam tapi menyimpang dari ajaran yang telah di bawa Rasulullah SAW dan dinilai meresahkan masyarakat tapi selalu tidak ada titik temu antara kelompok ahmadiyah dan juga warga sekitar.Beberapa waktu lalu telah di keluarkan SKB oleh pemerintah yang berwenang terhadap kelompok ahmadiyah ini tp apakah SKB tersebut efektif untuk menghilangkan keresahan masyarakat terhadap ajaran ahmadiyah ini…?

“Dari bentrokan yang terjadi…tiga nyawa pun melayang dan beberapa orang terluka,setidaknya itulah yang saya lihat dan dengar dari berita di berbagai media dan seperti biasa pemerintah pertama kali akan mengucapkan sepatah kata yang rasanya sangat basi “saya (pemerintah) sangat menyesali kejadian ini…”,meminta mengusut dan mencari pelaku di balik tragedi ini…komnas ham pun tidak mau tinggal diam ikut bereaksi dengan dalil – dalil HAM nya…

Seandai nya dari dulu pemerintah bisa tegas terhadap kelompok ahmadiyah ini bukan hanya sekedar mengeluarkan SKB yang tidak ada artinya sama sekali,mungkin kejadian ini tidak perlu terjadi.

Tapi sayang….pemerintah sepertinya sering kebingungan dalam menetapkan kebijakan dan seperti orang yang tidak tahu harus berbuat apa…”Tanya kenapa…?”.

*Maaf…bukan bermaksud meremehkan pemerintah,saya hanya sekedar mengungkapkan kekecewaan sebagai masyarakat di negeri ini atas bobrok sistem di negeri ini…
Bukan kali ini saja bentrokan berdarah berbau SARA yang tidak bisa dijelaskan kenapa harus terjadi di negeri ini,apa yang salah dengan negeri ini kalau bukan sistem pemerintahan itu sendiri…
Posted in Uncategorized | 7 Comments

>Jadilah Layaknya Manusia Berakal & Beradab

>

Manusia adalah mahkluk ciptaan Tuhan yang paling tinggi derajatnya karena di lengkapi akal untuk berpikir serta hawa nafsu yang menjadikan manusia bisa mengagumi dan menikmati keindahan ciptaan “Sang Maha Pencipta” Allah SWT.

Sebagai manusia yang berakal kita harus punya tata tertib dan juga tata krama agar bisa hidup saling berdampingan sesama manusia.Manusia dikatakan berakal apabila dia sudah mampu membedakan antara yang baik dan yang buruk (tidak baik),biasanya manusia dari kecil sudah di ajarkan dengan hal – hal  tersebut.Setelah dewasa harusnya manusia bisa mengimplementasikan apa yang sudah diajarkan sedari kecil tersebut dengan akal dan hati nurani sebagai manusia.

Apakah itu tata tertib…”Tata tertib adalah peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis dalam segala kegiatan manusia”.Jika tata tertib ini dilanggar maka akan terjadi kekacauan dan gesekan antar sesama manusia.

Tata Krama…”Tata Krama adalah Adab perilaku manusia yang berakal sehat,seperti yang muda menghormati yang lebih tua,yang tua mengayomi yang muda dan yang sebaya saling menghargai sesama…juga seperti tamu menghormati tuan rumah dan tuan rumah menghargai dan melayani tamu dengan baik dan ramah,serta banyak lagi contoh lainnya dalam kehidupan sehari – hari.

Saat manusia melupakan tata tertib & tata krama maka jadilah manusia tidak ubahnya hewan yang perilaku dan tindakannya hanya sekedar untuk kepentingan perut demi bertahan hidup di alam liar.

Miris memang melihat manusia bila sudah berperilaku tidak lagi layaknya manusia berakal,berawal dari debat kusir yang tidak ada titik temu (seperti halnya sekumpulan kera yang berkumpul dengan suara ribut tak menentu) dan berakhir dengan jatuhnya korban di antara sesama manusia.

*Semoga saya dan sobat semua sebagai manusia bisa berperilaku layaknya manusia berakal dan beradab…
Posted in Uncategorized | 6 Comments